Showing posts with label Seni. Show all posts
Mengenal Origami: Seni Melipat Kertas dari Jepang
Origami, yaitu seni melipat kertas untuk membuat suatu bentuk objek atau binatang, merupakan tradisi di Jepang yang penting dalam berbagai perayaan. Awal mula seni origami ini masih berlum pasti. Namun walaupun seni origami ini banyak sekali dilakukan di Jepang, ada beberapa bukti bahwa tradisi melipat kertas sebagai sebuah bentuk seni ini tidak hanya ada di Jepang tetapi ada juga di China, Spanyol, Jerman, dan banyak negara-negara lainnya. Bukti secara nyata sangat sulit diperoleh karena kertas sangat mudah rusak dan hancur, jadi hanya bukti-bukti yang berasal dari tulisan yang bisa dijadikan referensi.
Bukti paling awal yang menyatakan secara jelas adanya seni melipat kertas di Jepang adalah sebuah puisi pendek yang ditulis Ihara Saikaku pada tahun 1680. Puisi ini menyatakan sebuah mimpi yang didalamnya disebut-sebut kupu-kupu yang terbuat dari kertas. Kupu-kupu dari kertas ini dibuat dengan teknik origami untuk menyimbolkan mempelai pria dan wanita dalam upacara pernikahan Shinto. Origami bentuk ini telah menjadi bagian penting dari upacara pernikahan pada jaman Heian yang dimulai dari akhir abad ke-8 hingga akhir abad ke-12. Para samurai juga sering bertukar origami yang disebut Noshi sebagai tanda keberuntungan.
Akita Yoshizawa membuat inovasi-inovasi dalam origami pada awal tahun 1900-an. Inovasi-Inovasi ini termasuk sistem diagram Yoshizawa-Randlett dan teknik melipat-basah. Dia secara terbuka menyatakan pandangannya tentang origami ini, berkata bahwa dia ingin "hukum alam, kemuliaan hidup, dan ekspresi kecintaan terlipat menjadi karyaku." Karyanya menginspirasi kebangkitan dalam seni ini. Kebangkitan popularitas ini terjadi lagi pada tahun 1980, dimana origami mengalami kebangkitan baru lagi. Pada tahun 1980an mempelajari bentuk lipatan ini secara matematis menjadi sebuah tren. Hal ini membawa kita pada model-model origami yang semakin komplek pada tahun-tahun ini. Tren ini berlanjut hingga tahun 1990an.
Saat ini banyak pembuat origami yang kembali ke bentuk yang lebih sederhana. Dengan adanya internet memungkinkan orang-orang untuk mendapatkan instruksi manual maupun visual mengenai pembuatan origami ini dan menjadikannya cukup populer kembali.
Seni origami masih hidup hingga saat ini dan terus menginspirasi orang-orang untuk membuat bentuk-bentuk yang indah dari lipatan kertas.
